TIPS MERAWAT LANTAI KAYU

TIPS MERAWAT LANTAI KAYU

Parket laminate terbuat dari beberapa lapis material (karena itu digunakan kata-kata laminate) yang direkatkan jadi satu. Umumnya ada 4 lapisan pembentuknya.

Paling bawah adalah lapisan pelindung—biasanya melamin—yang berfungsi melindungi kayu dari kelembaban yang ditimbulkan lantai yang sudah ada (lantai di bawahnya). Lapisan di atasnya adalah bahan utama—biasanya MDF (medium density fiberboard) atau HDF (high density fiberboard). Lapisan di atasnya lagi adalah material dekoratif. Karena MDF dan HDF memiliki permukaan polos (tidak bermotif), maka dibutuhkan motif kayu buatan agar tampilan lantai terlihat seperti kayu alami. Lapisan bermotif kayu ini biasanya terbuat dari resin. Terakhir, lapisan paling atas adalah film transparan yang kuat dan berfungsi sebagai pelindung. Dengan adanya lapisan film ini, parket laminate lebih tahan gores dan tahan air dibandingkan parket kayu solid.

Cara Pasang Lantai Kayu Laminate :

  • 1. Parket biasanya menggunakan lapisan lembaran foam terlebih dahulu, untuk menghindari permukaan lantai yang tidak merata dan bunyi berdecit.
  • 2. Untuk kemudahan pasang, parket laminate didesain dengan sistem interlocking antara lidah dan ceruk. Pada satu keping, sisi sebelah kirinya adalah lidah dan sisi sebelah kanannya adalah ceruk; sisi atasnya lidah dan sisi bawahnya ceruk. Cara memasangnya adalah memasukkan lidah keping yang satu ke dalam ceruk keping yang lain.
    • Ini berbeda dengan pemasangan keramik yang setiap kepingnya harus direkatkan pada lantai yang ada di bawahnya. Di sini perekat juga dibutuhkan, tapi hanya untuk menempelkan antara satu keping dengan keping lainnya (lem dioleskan pada bagian lidah dan ceruk).

      Dengan cara ini, pemasangan parket laminate menjadi lebih mudah, seperti memasang puzzle. Dan selain itu, karena tidak perlu direkatkan ke lantai bawahnya, penutup lantai ini bisa diaplikasikan pada lantai yang sudah ditutup keramik atau bahan lainnya.

      Aksesories :

      Untuk lantai kayu parket maupun lantai laminate yang mempunyai berbagai jenis warna kayu dan multi-fungsi. Selain untuk mempercantik ruangan, lis berfungsi untuk menutupi kekurangan sambungan atau ketidakrapian pada lantai dan konstruksi bangunan.

CARA PASANG LANTAI KAYU PARQUET

CARA PASANG LANTAI KAYU PARQUET

Parket laminate terbuat dari beberapa lapis material (karena itu digunakan kata-kata laminate) yang direkatkan jadi satu. Umumnya ada 4 lapisan pembentuknya.

Paling bawah adalah lapisan pelindung—biasanya melamin—yang berfungsi melindungi kayu dari kelembaban yang ditimbulkan lantai yang sudah ada (lantai di bawahnya). Lapisan di atasnya adalah bahan utama—biasanya MDF (medium density fiberboard) atau HDF (high density fiberboard). Lapisan di atasnya lagi adalah material dekoratif. Karena MDF dan HDF memiliki permukaan polos (tidak bermotif), maka dibutuhkan motif kayu buatan agar tampilan lantai terlihat seperti kayu alami. Lapisan bermotif kayu ini biasanya terbuat dari resin. Terakhir, lapisan paling atas adalah film transparan yang kuat dan berfungsi sebagai pelindung. Dengan adanya lapisan film ini, parket laminate lebih tahan gores dan tahan air dibandingkan parket kayu solid.

Cara Pasang Lantai Kayu Laminate :

  • 1. Parket biasanya menggunakan lapisan lembaran foam terlebih dahulu, untuk menghindari permukaan lantai yang tidak merata dan bunyi berdecit.
  • 2. Untuk kemudahan pasang, parket laminate didesain dengan sistem interlocking antara lidah dan ceruk. Pada satu keping, sisi sebelah kirinya adalah lidah dan sisi sebelah kanannya adalah ceruk; sisi atasnya lidah dan sisi bawahnya ceruk. Cara memasangnya adalah memasukkan lidah keping yang satu ke dalam ceruk keping yang lain.

Ini berbeda dengan pemasangan keramik yang setiap kepingnya harus direkatkan pada lantai yang ada di bawahnya. Di sini perekat juga dibutuhkan, tapi hanya untuk menempelkan antara satu keping dengan keping lainnya (lem dioleskan pada bagian lidah dan ceruk).

Dengan cara ini, cara pasang lantai kayu parquet laminate menjadi lebih mudah, seperti memasang puzzle. Dan selain itu, karena tidak perlu direkatkan ke lantai bawahnya, penutup lantai ini bisa diaplikasikan pada lantai yang sudah ditutup keramik atau bahan lainnya.

Aksesories lantai :

Untuk lantai kayu parket maupun lantai laminate yang mempunyai berbagai jenis warna kayu dan multi-fungsi. Selain untuk mempercantik ruangan, lis berfungsi untuk menutupi kekurangan sambungan atau ketidakrapian pada lantai dan konstruksi bangunan.

CARA MENGHITUNG KEBUTUHAN LANTAI KAYU

CARA MENGHITUNG KEBUTUHAN LANTAI KAYU

CARA MENGHITUNG KEBUTUHAN LANTAI KAYU

Perhitungan luas penutup lantai ruangan menggunakan lantai kayu berbeda caranya dengan keramik yang berbentuk persegi karena lantai kayu berbentuk panel yang memanjang. Agar tidak terjadi kesalahan, pelajari dulu cara menghitung kebutuhan lantai kayu karena biasanya lantai kayu tidak dijual dalam satuan meter persegi melainkan per box. Dibutuhkan kelebihan (waste) sebesar +/- 10% karena pada setiap pemasangan pasti terdapat buangan guna penyesuaian dengan ukuran ruangan dan pola pasang lantai.

Berikut ini merupakan contoh perhitungan kebutuhan lantai kayu untuk ruang ukuran 3 x 4,4 m2 dengan menggunakan Lantai Kayu Parquet.
Lantai Kayu Solid per panelnya berukuran 1215 x 195 x 8 mm dan dalam 1 box terdapat 8 panel yang setara dengan ukuran 1.8954 m2.
Ukuran ruangan sebesar 3 m x 4,4 m atau luas = 13,2 m2. Jumlah kebutuhan material lantai kayunya adalah sbb:
Kebutuhan Material Lantai Kayu = (Luas ruangan / 1.8954 m2) + 10%
= (13,2 m2 / 1.8954 m2) + 10%
= 6.96 box + 10 %
= 7.6 box dibulatkan menjadi 8 box.

 
Silakan hubungi marketing kami jika anda mengalami kendala

Cara Menghitung Kebutuhan Lantai Kayu.